Bogor – Aji Santoso tak ingin laga final berakhir dengan adu penalti. Pelatih Arema FC itu khawatir dengan pengalaman Pusamania Borneo FC di laga-laga sebelumnya.

PBFC sukses melaju ke babak final setelah dua kali unggul “tos-tosan” di fase gugur. Pada laga perempatfinal melawan Madura United, Pesut Etam unggul 5-4 setelah bermain setara 0-0 di waktu normal.

Di babak semifinal, PBFC kembali memenangi adu penalti kali ini lawannya Persib Bandung yang dikalahkan mereka 5-3, setelah bermain dengan agregat sama kuat 3-3.

Dengan dua keberhasilan itu, Aji tidak mau pertandingan melawan PBFC berakhir adu penalti. Namun, dirinya tetap menyiapkan rencana andai timnya harus menjalani opsi terburuk itu.

“Saya tidak mau sampai adu penalti. Mereka (PBFC) sudah dua kali melakukan itu,” kata Aji dalam konfrensi pers di Hotel Olympic, Bogor, Sabtu (11/3/2017).

“Namun, jika hal itu sampai terjadi, saya sudah mengantisipasinya. Saya sudah tentukan pemain yang bakal menjadi eksekutor,” sambung mantan pelatih timnas U-23 ini.

Laga final Piala Presiden yang mempertemukan Arema FC vs PBFC akan berlangsung pada pukul 19:00 WIB, Minggu (12/3/2017), di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor.

(rin/cas)