Malang – General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menegaskan bahwa paspor Fellipe Bertoldo tidak ilegal. Bagaimana sebenarnya situasi pemain asal Timor Leste itu?

Kemarin (22/3/2017), AFC telah mengelurakan pernyataan terkait sembilan pemain Timor Leste yang paspornya dinyatakan ilegal setelah menerima keterangan dari pemerintah Timor Leste. Salah satu dari nama pemain itu adalah Bertoldo, pemain Arema.

Sementara itu, yang lainnya adalah Diogo Santos Rangel, Jairo Pinheiro Palmeira Neto, Junior Aparecido Guimaro De Souza, Patrick Fabiano Alves Nobrega Luz, Paulo Cesar Da Silva Martins, Paulo Helber Rosa Ribeiro, Ramon De Lima Saro, dan Rodrigo Silva.

AFC menegaskan bahwa kesembilan pemain itu tak boleh berkompetisi dengan status sebagai pemain asal Timor Leste atau memanfaatkan paspor Timor Leste atas nama mereka.

Namun, Ruddy menegaskan bahwa paspor Bertoldo itu tidak ilegal. Paspor milik pemainnya itu asli dan dikeluarkan pihak imigrasi Timor Leste.

“Tidak ada pemalsuan dokumen. Bertoldo ini cuma sebagai korban dari pihak federasi Timor Leste. Mereka kasih paspor resmi untuk dia karena federasi di sana mau instan untuk memajukan sepakbolanya,” kata Ruddy saat dihubungi detikSport.

“Jadi awalnya karena federasi Timor Leste mau kejar prestasi yang instan. Nah, mereka kasih deh paspor Timor Leste ke pemain-pemain Brasil. Di sana kan banyak pemain Brasil yang bagus-bagus,” sambungnya.

“Prestasi Timor Leste naik drastis, FIFA cek skuatnya, terus menemukan pemain-pemain itu tidak terdaftar sebagai warga negra Timor Leste,”

“FIFA juga cuma menghukum federasi Timor Leste, bukan pemain. Tapi, pemerintah di sana malah cabut paspor resmi pemain yang sudah dikasih. Jadi pemain ini jelas-jelas cuma sebagai korban,” bebernya.

“Sampai saat ini saya belum terima rilis AFC dan FIFA yang menyebut bahwa pemain-pemain itu tidak boleh bermain. Saya juga sudah koordinasi ke PSSI, imigrasi Malang, dan Jakarta, belum ada.

Ruddy juga menambahkan bahwa selama ini Bertoldo tidak pernah ada masalah dengan dokumennya ketika main di Qatar dan bahkan Jepang. Itu menandakan bahwa dokumen-dokumennya termasuk visa, suatu barang yang sah.

Dia juga mengatakan bahwa Bertoldo masih bisa bermain di Indonesia jika menggunakan paspor Brasil. Sejauh ini sudah ada yang klub-klub lokal yang mengontak Ruddy.

“Sebenarnya Arema juga bisa saja tetap memakai Bertolod. Toh, dia punya paspor Brasil. Tapi, sayangnya slot non-Asia kita sudah penuh dan mau tidak mau kami melepas dia,” ujar Ruddy.

“Banyak klub-klub di sini yang kontak saya ketika tahu Arema melepas Bertoldo. Tapi, sebelum itu dia harus keluar dulu dari Indonesia karena dia masuk dengan paspor Timor Leste yang sudah dicabut itu,” tegasnya.

(din/din)