Jakarta – Peraturan pembatasan usia pemain maksimal 35 tahun di kompetisi Liga 1 membuat Persija Jakarta memutar otak. Pemain tengah asing Hong Soon Hak terancam dicoret.

PSSI berencana memberlakukan peraturan bahwa masing-masing klub hanya boleh menggunakan dua pemain maksimal 35 tahun. Peraturan itu akan diterapkan pada kompetisi yang kemungkinan bergulir April mendatang.

Sementara itu, Persija saat ini memiliki tiga penggawa berusia di atas 35 tahun yaitu selain Hong Soon Hak, juga ada Bambang Pamungkas, dan Ismed Sofyan.

Namun demikian, Persija kemungkinan besar tetap menjaga Bepe dan Ismed. Keduanya dinilai sangat dibutuhkan untuk membimbing pemain-pemain muda Persija.

Kabar bahwa Hong Soon Hak yang akan menjadi “korban” karena harus dicoret pun makin menguat, setelah Persija kembali kedatangan pemain asing untuk diseleksi. Dia adalah Anmar Almubaraki, pemain Irak berpaspor Belanda.

Bahkan Anmar ikut diturunkan dalam laga ujicoba Persija melawan Persikad Depok di Lapangan Mako Brimob, Kelapa Dua, Sabtu (11/3/2017) kemarin. Anwar sukses mencetak satu gol dan membawa ‘Macan Kemayoran’ unggul 3-1.

Pelatih Persija Stefano Cuggura Teco mengatakan peraturan pembatasan usia tersebut membuat dia harus mengambil keputusan. Jika Hong Soon Hak dicoret, maka Teco dituntut segera mencari penggantinya.

“Anmar datang untuk kuota Asia. Soon Hak juga pemain Asia tapi usianya di atas 35 tahun dan tidak sesuai dengan peraturan dari PSSI,” ujar Teco saat dihubungi wartawan, Minggu (12/3/2017).

“Sementara kalau dua pemain senior lokal yang kami punya itu akan tetap bersama kami,” sambungnya.

Kendati begitu, posisi Anmar juga belum tentu aman. Sebab, pelatih asal Brasil itu akan mencari pemain asing terbaiknya untuk memenuhi kouta pemain asing 2+1 (dua pemain non Asia dan 1 Asia).

“Kami tinggal memerlukan dua pemain asing, satu pemain tengah dari Asia dan satu striker dari Non Asia,” tutupnya.

(ads/mrp)