Jakarta – Beberapa striker dengan reputasi tinggi meramaikan ajang Liga 1 yang akan kickoff akhir pekan ini. Nama-nama asing masih dominan dibandingkan striker lokal.

Pemberlakuan aturan marquee player berimbas terhadap datangnya beberapa pemain dengan nama besar ke Liga 1. Di lini depan, ada Carlton Cole yang memperkuat Persib Bandung, Peter Odewingie di Madura United, dan Shane Smeltz yang dipinang oleh Pusamania Borneo FC.

Sementara untuk muka-muka lama, yang masuk striker asing yang diprediksi masih bakal memiliki ketajaman adalah Alberto Goncalves di Sriwijaya FC dan Marcel Sacramento di Semen Padang. Dua penggawa timnas, Cristian Gonzales dan Boaz Solossa, merupakan dua ujung tombak yang patut diperhitungkan.

Di akhir pekan ini, Liga 1 akan kickoff. Seremoni pembukaan LIga 1 dibarengkan dengan laga Persib dengan Arema FC yang dipentaskan di stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (15/4/2017).

Adu tajam dua striker antara Cole dengan Gonzales langsung akan terjadi di laga itu. Striker asal Inggris itu merupakan pemain dengan CV yang mentereng, dengan lama memperkuat The Blues dan West Ham United.

Selama berkiprah di Inggris, Cole melakoni 312 pertandingan bersama The Blues dan West Ham, dengan catatan 59 gol. Dengan pengalaman menjebol gawang tim-tim Premier League, pemain 33 tahun itu layak dijagokan untuk bisa rajin membobol gawang lawan di Liga 1.

Gonzales yang akan menjadi lawan adu tajam di laga pertama. Julukkan tua-tua keladi cocok disematkan untuk striker 40 tahun itu.

Di ajang Piala Presiden 2017, Gonzales sudah menunjukkan diri masih menjadi monster di kotak 16 meter. Arema FC dibawa menjadi juara, dia menobatkan diri menjadi top skorer dengan catatan 11 gol yang dibukukan.

Gonzales tampil amat tajam dengan catatan hat-trick di laga final dan torehan lima gol saat melakoni leg 2 babak semifinal kala mengalahkan Semen Padang.

Cristian Gonzales Foto: detikcom/Femidiah

Membahas kandidat top skorer, Indonesia masih mempunyai satu nama andalan. Boaz layak menjadi kandidat kuat.

Dalam beberapa musim enam musim terakhir Liga Indonesia, Boaz ada di papan atas daftar pencetak gol terbanyak. Saat mengantarkan Persipura menjadi tiga kali di Liga Indonesia, Boaz juga selalu mampu menggondol sepatu emas.

Di musim 2008/2009, Boaz menjadi top skorer bersama Gonzales dengan catatan 28 gol, di musim 2010/2011 membukukan 26 gol, dan di musim 2012/2013 mencetak sebanyak 23 gol.

Saat Persipura menjuarai ajang Indonesia Soccer Championship 2016, Boaz memang tak banyak membobol gawang lawan. Tapi, saat itu fokusnya terpecah dengan membela timnas Indonesia di ajang Piala AFF. Dia merupakan top skorer Indonesia dengan torehan tiga gol.

Sriwijaya FC mempunyai striker yang pantas untuk diwaspadai. Dia adalah Alberto Goncalves. Beto mencuri perhatian sejak memperkuat Persipura di musim 2011/2012. Di menjadi top skorer kala itu dengan catatan 25 gol.

Striker Brasil itu menunjukkan diri lagi sebagai ujung tombak berbahaya saat berlaga di ISC. Dia merupakan pencetak gol terbanyak dengan catatan 25 gol.

Madura United juga memberikan satu nama di daftar kandidat top skorer. Mereka merekrut pemain dengan reputasi mumpuni, Peter Odemwingie. Penyeran 35 tahun itu merupakan pengoleksi 63 caps di timnas Nigeria. Dia mampu 10 kali menyumbangkan gol.

Di sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Odemwingie sudah memberi bukti sebagai striker jempolan. Dia yang lama berkarier di Liga Inggris, membukukan sebanyak 117 gol dalam 429 pertandingan.

Pusamania Borneo FC baru tak mau ketinggalan untuk mendatangkan pemain depan. Setelah tak puas dengan kinerja Reinaldo Elias da Costa, mereka mendatangkan marquee player, Shane Smeltz.

Smeltz merupakan pencetak gol timnas Selandia Baru saat melakoni laga melawan Italia di Piala Dunia 2010. Kala itu laga selesai 1-1, yang memastikan Selandia Baru finis di posisi tiga Grup F Dunia.

Secara keseluruhan, Smeltz sudah bermain sebanyak 293 kali di level klub. Dia menyumbangkan 125 gol untuk klub yang pernah dia perkuat. Di musim terakhir bersama Sidney FC, dia menuliskan 4 gol dalam 22 pertandingan.

Satu nama lagi yang patut diperhitungkan sebagai kandidat top skorer adalah striker Brasil milik Semen Padang, Marcel Sacramento. Dia merupakan pencetak gol terbanyak kedua di dua ajang terakhir yang diikuti ‘Kabau Sirah’.

Di Piala Presiden 2017, Sacramento mencetak enam gol. Sementara di ISC, dia mampu 21 kali membobol gawang lawan.

Menarik untuk mengikuti siapa saja yang bakal menjadi yang terbuas musim ini!

(cas/fem)