Jakarta – Tim Nasional Indonesia akan uji tanding melawan Myanmar. Penyandang ban kapten masih menjadi teka-teki sampai saat ini.

Sebanyak 26 pemain timnas U-22 sudah melakukan rangkaian latihan untuk menghadapi Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (21/3/2017) sore WIB. Dari jumlah tersebut hanya ada dua pemain yang sudah punya caps di level senior.

Adalah Evan Dimas dan Hansamu Yama Pranata, yang terakhir kali ikut serta membawa timnas senior Indonesia sebagai finis runner-up di Piala AFF 2016. Kini, di antara mereka punya kans untuk melingkarkan ban kapten di lengan.

Evan merupakan mantan kapten timnas U-19 yang pada 2013 ketika menjuarai Piala AFF U-19. Selain menjadi kapten, pria yang kini bermain untuk Bhayangkara United itu kerap rajin memberikan gol di turnamen tersebut.

Namun, perlahan penampilannya menurun akibat rentetan cedera yang dialami. Pada ajang Piala AFF di level senior yang berakhir pada Desember silam, dia gagal tampil optimal, namun tetap dipercaya masuk tim bentukan Luis Milla.

Teranyar, dalam latihan perdana, Jumat (17/3/2017), jelang laga menghadapi Myanmar, Evan harus berlatih terpisah karena mengalami masalah pada pergelangkan kaki kiri.

Belum optimalnya Evan selama di level senior boleh dibilang membuat kansnya menjabat sebagai kapten sedikit berada di bawah Hansamu.

Sejauh ini Hansamu berhasil tampil oke ketika bermain untuk timnas senior di ajang AFF 2016. Dia berhasil memberikan satu gol saat Indonesia menjamu Vietnam di leg pertama semifinal dan di final leg pertama kontra Thailand.

Selain itu, pada Februari lalu Milla secara terbuka memuji bek Barito Putera tersebut. Dia dianggap sebagai pemain yang punya pengalaman di level senior.

“Bagi saya, Hansamu merupakan pemain yang berpengalaman karena pernah bermain di timnas senior. Saya ingin lebih mengenal lebih dekat lagi dengan dia,” kata Milla.

Upaya Milla untuk mengenal Hansamu juga terjadi dalam latihan perdana kontra Myanmar di lapangan Sekolah Pelita Harapan. Saat itu, pemain 22 tahun tersebut jadi pemain terakhir yang keluar lapangan lantaran terlibat diskusi dengan Milla dan Miguel Gandia selaku asisten pelatih.

Penampakan itu menimbulkan pertanyaan terkait dengan kemungkinan Hansamu didapuk sebagai kapten tim.

“Hansamu dipanggil sebagai pemain belakang supaya bisa bangun komunikasi dengan rekannya. Semua pemain juga antusias karena kita butuh uji tanding biar ada evaluasi,” kata Bima Sakit saat ditanya tentang pembicaraan antara Hansamu dan Milla.

Lalu siapa kira-kira pemain yang pantas menyandang ban kapten timnas senior pada laga debut Milla?

(cas/nds)