Jakarta – Menpora Imam Nahrawi ikut berduka cita atas meninggalnya salah satu suporter Persita Tangerang di laga melawan PSMS Medan. Dia meminta kasus ini diusut tuntas.

Seperti diberitakan sebelumnya, kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara PSMS Medan di Stadion Mini Persikabo Bogor pada Rabu (10/10/2017) menelan satu korban jiwa.

Perihal bermula ketika suporter Persita turun ke lapangan karena tak terima timnya bertekuk lutut 0-1. Mereka pun akhirnya terlibat bentrok dengan suporter PSMS. Akibat bentrokan tersebut, satu korban meninggal dunia dan 18 suporter Persita dilarikan ke Rumas Sakit Umum Dareah Cibinong, Bogor. Korban yang bernama Banu Rusman meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit.

“Sangat berduka atas meninggalnya saudara kita Banu, suporter Persita Tangerang. Saya kecewa, lebih tepat lagi marah, karena lagi-lagi nyawa hilang karena sepakbola kita,” tulis Imam.

“Kepergian Banu, suporter Persita, harus diusut tuntas. Pelakunya harus ditindak, tanpa pandang bulu, siapa pun dia.-IN,” tulis dia lagi.

Status Imam pun mendapat respons beragam dari para pengikutnya. Mayoritas meminta Menpora untuk mengusut tuntas peristiwa ini.

“Usut tuntas pak aparat yang rusuh tadi sore astaghfirullahhaladzim sudah enggak bersih nih sepakbola kita, lebih baik di banned,” tulis akun mulyadi.agil.

“Pak usut tuntas liga 2 sore tadi antara PSMS vs PERSITA bapak, kami pengen sepak bola indonesia yang lebih baik bukan sepak bola yang penuh kecurangan dan kebohongan. Sepak bola milik rakyat pak sepak bola milik rakyat, sekali lagi bapak sepak bola milik rakyat,” tulis bima_ardian14.

(mcy/nds)