Jakarta – Michael Essien membuat kejutan di sepakbola Indonesia. Memulai karier profesional di Bastia, kini dia berlabuh di Paris van Java.

Liga Prancis adalah kompetisi profesional pertamanya Essien. Di sana dia berseragam Bastia sejak Juli 2000 dan memulai debut pada 30 September 2000 melawan Metz.

Setelah bermain selama tiga musim di Bastia, Essien akhirnya berlabuh ke Lyon. Dua musim di sana dia mampu membantu tim merebut gelar Ligue 1 sebanyak dua kali.

Pencapaian terbesar Essien di dunia sepakbola terjadi saat hijrah ke Chelsa. Dia memperoleh dua gelar Liga Primer Inggris, empat Piala FA, satu Piala Liga dan Community Shield, hingga trofi Liga Champions.

Michael Essien, dari Bastia ke Paris van JavaFoto: Shaun Botterill/Getty Images

Namun, selama delapan musim terikat kontrak dengan The Blues, perjalanan Essien tidak selalu mulus. Pemain 34 itu harus dipinjamkan ke Real Madrid pada 2012-13 setelah kesulitan menembus tim inti setelah dapat cedera.

Puncaknya, Essien dilepas The Blues ke AC Milan pada 27 Januari 2014. Bersama Rossoneri dia tidak terlalu tampil baik dengan cuma bermain sebanyak 22 kali sampai pertengahan 2015.

Jumlah menit bermainnya semakin menurut ketika mencari peruntungan di liga Yunani bersama Panathinaikos. Selama mengarungi musim 2015-16, Essien cuma main 15 kali dengan torehan satu gol.

Catatan minim itu didapat karena Essien menjalani penyembuhan cedera selama tiga bulan sebelum bikin debut untuk Panathinaikos pada November 2015. Imbasnya, di akhir musim klub sepakat untuk memutus kontrak Essien yang masih sisa satu musim lagi.

Michael Essien, dari Bastia ke Paris van JavaFoto: Marco Luzzani/Getty Images

Kini, setelah mengembara di sepakbola Eropa, Essien akhirnya berlabuh di Paris van Java untuk berseragam Persib.

Pemain bernama lengkap Michael Kojo Essien sudah diperkenalkan di Graha Persib Jln. Sulanjana, Bandung, bertepatan dengan hari jadi Persib ke-84. Dia hadir dengan mengenakan jersey nomor punggung 5.

Mantan pemain timnas Ghana itu nantinya akan diplot sebagai pemain tengah serang, bukan pemain tengah bertahan. Itu artinya, Essien akan saling bahu-membahu bersama Hariono di poros tengah.

(din/din)