Jakarta – Evan Dimas tak bergabung dengan anggota timnas U-22 di latihan hari pertama. Tapi dia diprediksi akan berlatih normal besok dan bisa main menghadapi Myanmar.

Dalam latihan perdanan Timnas U-22 di lapangan Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Jumat (17/3/2017) pagi WIB, Evan terlihat menjalani latihan terpisah.

Dia bersama dengan dokter tim, Syarif Alwi, terlihat hanya melakukan latihan ringan seperti jogging dan olah bola. Itu dilakukan lantaran Evan mengalami cedera engkel di kaki kiri, yang menimbulkan pembengkakan.

Namun, cedera itu didapat bukan pada hari ini, melainkan sudah terjadi di hari terakhir seleksi tim.

Menurut Syarif Alwi, kondisi Evan hari ini sesungguhnya sudah cukup baik ketimbang hari-hari sebelumnya. Kemungkinan mantan kapten Timnas Indonesia U-19 itu sudah bisa bergabung latihan dengan 25 pemain lainnya pada esok hari.

“Evan Dimas memang cedera, tapi tadi dia sudah bisa tendang bola dengan baik. Mungkin besok dia sudah bisa ikut latihan dan main (lawan Myanmar),” Kata dokter tim, Syarif Alwi.

“Dia cedera karen salah tumpuan di tanah yang agak lembek. Nah, kaki yang sebelah kiri ini bukan cedera dia yang dulu-dulu. Biasanya dia punya masalah di engkel kanan, kali ini engkel kiri,” sambung pria yang akrab disapa Papi.

“Jadi, cederanya ini menimbulkan pembengkakan. Penyembuhannya pun dilakukan dengan cara terapi dan kita juga kasih obat-obatan lainnya untuk menyembuhkan bengkaknya,” tega pria berkumis tersebut.

Laga persahabat melawan Myanmar akan berlangsung pada Selasa (21/3/2017) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor. Pertandingan ini nantinya akan jadi laga perdana Luis Milla di bawah bendera Merah Putih.

(din/din)