Cibinong – Djadjang Nurdjaman bersyukur dengan adanya peraturan tiga pemain muda di Piala Presiden 2017. Namun, dia tidak setuju jika kebijakan itu dipakai di Liga 1.

Persib berhasil keluar sebagai pemenang di perebutan tempat ketiga di Piala Presiden 2017. Gol tunggal Atep di menit 33 membawa Maung Bandung unggul 1-0 atas Semen Padang.

Di edisi kedua Piala Presiden, PSSI menerapkan aturan baru dengan mewajibkan klub peserta mempunyai lima pemain U-23 dan tiga di antaranya jadi pemain inti. Aturan ini nantinya juga berlaku di Liga 1.

Peraturan ini pun disyukuri oleh Djadjang, yang berimbas pada banyaknya menit bermain Henhen Herdiana, Gian Zola, dan Febri Hariyadi. Ketiganya pun dipanggil seleksi timnas U-22 oleh Luis Milla.

“Perjalanan di Piala Presiden kali ini cukup menguntungkan bagi Persib, karena kami bisa melihat tiga pemain muda kami yang menunjukkan progres luar biasa. Sehingga ujung-ujungnya bisa dipakai untuk timnas,” kata Djadjang di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (11/3/2017).

“Saya pikir ini adalah sebuah ide yang bagus dari turnamen ini, sehingga bisa melahirkan pemain yang potensial. Sekarang kelihatannya timnas sudah dapat menemukan banyak pemain muda,” sambung pria yang akrab disapa Djanur.

“Tapi, ke depannya di kompetisi yang resmi jangan ada peraturan lagi seperti itu. Kalau satu pemain masih bisa, tapi kalau tiga pemain saya pikir untuk peraturan ke depan cukup berat,” tegasnya.

(cas/rin)