Manchester – Dengan biaya transfer selangit pemain tengah Red Devils, Paul Pogba, diharapkan bisa mencetak banyak gol. Padahal, bukan itu tugas utama Pogba.

Pemain internasional Prancis ini direkrut kembali oleh MU dari Juventus dengan biaya 89 juta pound, yang memecahkan rekor transfer pemain termahal dunia. Sejauh ini, Pogba sudah mengemas tujuh dan lima assist, serta membantu MU menjuarai Piala Liga Inggris.

Kendati demikian, bagi sebagian fans dan pandit Pogba belum memenuhi ekspektasi. Mantan bek MU, Nemanja Vidic, menilai kritik terhadap Pogba tidaklah adil.

“Tergantung pada apa yang orang-orang harapkan dari dia,” jawab Vidic saat ditanya apakah Pogba telah memenuhi ekspektasi atau belum. “Saya pikir masalahnya adalah pasa yang gila saat ini — untuk membeli pemain Anda mesti mengeluarkan jumlah uang yang gila.”

“Paul adalah seorang pemain yang hebat. Kemampuan dia bukanlah mencetak 25 gol setiap musim. Dia lebih untuk menciptakan banyak situasi di seluruh lapangan dan mungkin mencetak 10 gol, 15 gol,” kata dia di Daily Express.

“Potensi dia dan kualitas dia, dia bisa mengubah permainannya dan menjadi seorang pemain yang mencetak 20, 25 gol. Saya pikir sulit ketika orang-orang melihat Pogba dan mengharapkan dia melakukan sesuatu yang bukan permainannya,” sambung mantan pesepakbola asal Serbia ini.

“Saya pikir dia sudah melakukan banyak hal bagus di musim ini, teuntu saja dia belum mencapai puncak performanya tapi dia sudah bermain di 40 pertandingan yang ini juga penting; kehadiran dia di atas lapangan. Sebagai seorang pemain tengah, Anda perlu seseorang yang bertenaga, tinggi, dan terlihat di tengah lapangan. Saya yakin dia akan lebih baik lagi di musim depan,” lugas Vidic.

Nama Pogba mencuat setelah bergabung Juventus pada 2012. Sepanjang kariernya, jumlah gol terbanyak Pogba di dalam satu musim adalah 10 gol pada 2014-15 dan 2015-16.

()