Manchester – Pep Guardiola punya kenangan manis di Stadion Wembley, baik saat masih jadi pemain maupun setelah jadi pelatih. Guardiola ingin kembali ke stadion tersebut sebagai manajer Manchester City.

Guardiola mengantarkan The Catalans menjadi juara Piala Champions 1991/1992 saat masih aktif sebagai pemain. Pada pertandingan final di Wembley, Barca saat itu mengalahkan Sampdoria 1-0 lewat extra time.

Berselang 19 tahun, Guardiola kembali mengangkat piala di Wembley. Dia yang sudah menjadi pelatih Barca mengantarkan timnya itu menjuarai Liga Champions 2010/2011 dengan menundukkan Red Devils 3-1 di final.

Guardiola berpeluang kembali ke Wembley pada bulan depan. Tapi, City yang sekarang dia latih harus lebih dulu menyingkirkan Middlesbrough di perempatfinal Piala FA, Sabtu (11/3/2017). Sebagaimana diketahui, babak semifinal dan final Piala FA digelar di stadion bersejarah itu.

“Stadion itu sangat indah dan itulah kenapa saya ingin berada di sana. Karena sebagai seorang pesepakbola saya memenangi Liga Champions pertama kami di Wembley, Wembley yang lama, dan sebagai manajer saya memenangi Liga Champions kedua saya di sana, jadi tentunya Wembley spesial bagi saya,” ujar Guardiola di Sky Sports.

“Ketika saya masih bocah, saya melihat sepakbola Inggris dimainkan di Wembley di semua kompetisi, pertandingan-pertandingan penting, tradisi di sana dengan dua manajer keluar, saya menyukainya.

“Itu adalah stadion tradisional dan tentunya kami akan gembira, dan bukan cuma kembali dan mengingat apa yang sudah kami lakukan. Bertanding di semifinal di sana akan menyenangkan dan setelahnya, jika kami bisa, bertanding di final,” katab Guardiola.

(mfi/krs)