London – Penampilan Granit Xhaka di The Gunner terus mendapatkan kritik. Dia merasa terganggu karena kritik itu datang dari pihak yang tak mengenal The Gunners.

Bersama The Gunner, Xhaka sudah bermain sebanyak 21 kali. Dia menyumbangkan sebanyak satu gol dan dua assist untuk tim asal London utara itu.

Dalam semua penampilannya itu, Xhaka sudah dua kali diganjar kartu merah. Kartu merah pertama didapat saat membela The Gunner melawan Swansea City, yang lainnya saat laga melawan Burnley.

Tekel-tekel keras Xhaka sendiri pernah dikeluhkan manajer The Gunner, Arsene Wenger. Eks bek The Gunner, Martin Keown, juga pernah menyarankan agar Xhaka mengubah gaya main agar tak merugikan tim.

Dengan kritik-kritik itu, Xhaka merasa terganggu. Terlebih lagi yang berasal dari pihak luar klub.

“Apa yang sangat menyentuh saya adalah sumber dari kritik dan bentuk dari kritik itu,” kata Xhaka di Soccerway.

“Mereka bukan dari klub yang saya perkuat, tapi dari para mantan pemain yang tak tahu saya atau The Gunner.”

“Orang-orang yang tak tahu apa-apa mengenai cara bermain saya menyerang saya dan menjadi orang yang sangat bodoh,” tambahnya.

(cas/nds)