Munich – Performa bagus Bayern Munich belakangan ini membuat Jupp Heynckes dipermanenkan musim depan. Tapi, Heynckes menyangkal keras isu itu.

Heynckes diangkat sebagai pelatih interim Bayern setelah Carlo Ancelotti dipecat September lalu. Di tangan Heynckes, performa Bayern Munich menanjak drastis setelah sempat terpuruk di awal musim ini.

Tujuh keunggulan di seluruh kompetisi didapat Bayern termasuk lolos ke fase gugur Liga Champions serta memuncaki klasemen Bundesliga. Bayern yang sempat tertinggal kini malah menang empat poin dari Borussia Dortmund selepas 11 laga.

Wajar saja pujian pun dilayangkan kepada Heynckes yang dianggap sudah mampu membangkitkan mental para pemainnya. Apalagi kehadiran pelatih tua itu dapat mendinginkan atmosfer di dalam tim yang memanas di akhir kepelatihan Ancelotti.

Kabarnya Bayern pun bersedia mempermanenkan Heynckes ketimbang mencari pelatih baru yang belum terbukti kualitasnya.

“Tidak, itu mustahil,” seru Heynckes soal kemungkinan lanjut di Allianz Arena musim depan kepada Welt am Sonntag.

Umur yang sudah menginjak 72 tahun mungkin jadi pertimbangan Heynckes tak mau melatih penuh lagi. Apalagi, Heynckes sebenarnya sudah pensiun empat tahun lalu usai membawa Bayern meraih treble.

(mrp/fem)