Paris – Legenda Red Devils, Eric Cantona, mengolok-olok Luis Suarez. Cantona menyebut Suarez bukan lagi penggigit, tapi menjelma sebagai tukang diving.

Cantona mengatakannya dalam video Commissioner of Football untuk Eurosport. Apa yang dikatakan Cantona tentu saja merujuk pada kemenangan sensasional 6-1 yang diraih Barca atas Paris Saint-Germain untuk lolos ke perempatfinal Liga Champions baru-baru ini.

Pada pertandingan di Camp Nou itu, Barca yang harus unggul dengan selisih minimal lima gol mendapatkan hadiah penalti pada injury time. Penalti diberikan setelah Marquinhos dianggap melanggar Suarez meski tayangan ulang memperlihatkan kontak di antara kedua pemain minimal.

“Suarez bukan lagi seorang penggigit, dia adalah seorang tukang diving. Tapi diving-nya tak terlalu bagus, terlalu dramatis,” kata Cantona.

“Itu adalah kecurangan yang terang-terangan dengan tangannya di tenggorokan, terlihat sangat kesakitan. Omong kosong,” semprotnya, merujuk pada reaksi Suarez setelah bersenggolan dengan Marquinhos.

“Ini adalah pornografi sepakbola. Anak-anak harusnya tak boleh menonton,” kata Cantona.

Sebelum bergabung dengan Barca, Suarez memang beberapa kali terlibat kontroversi yang berkaitan dengan aksi gigit. Saat masih berkostum Ajax Amsterdam, dia pernah menggigit bahu pemain PSV Eindhoven, Otman Bakkal.

Perilaku buruk Suarez terulang ketika dia sudah pindah ke The Reds. Dalam sebuah laga melawan The Blues, dia kedapatan menggigit tangan Branislav Ivanovic.

Suarez juga menggigit lawan ketika membela timnas Uruguay di Piala Dunia 2014. Dia menggigit bek Italia, Giorgio Chiellini.

(mfi/cas)