Roma – AS Roma menderita kekalahan 2-4 di kandang Olympique Lyon dalam leg pertama. Hasil itu dinilai justru bisa membantu Roma dalam misinya membalikkan keadaan.

Untuk maju ke perempatfinal, Roma wajib unggul paling tidak 2-0 saat gantian menjamu Lyon di leg kedua yang digelar di Stadion Olimpico, Jumat (17/3/2017) dinihari WIB.

Giallorossi didukung rekor kandang yang cukup oke di Eropa musim ini. Dalam empat laga kandang yang sudah dilakoninya, Roma meraih dua kemenangan, sekali sebanding, dan sekali menyerah. Satu-satunya kekalahan itu terjadi ditangan Villarreal 0-1, tapi hasil itu tetap meloloskan Il Lupi dari babak sebelumnya dengan agregat 4-1.

Sementara itu, Lyon yang ‘terlempar’ dari Liga Champions meraih sukses besar di babak 16 besar. Melawan AZ, Lyon unggul 4-1 di Belanda sebelum menghajar lawannya itu 7-1 di kandang sendiri untuk lolos 11-2.

Penjaga gawang Roma Alisson masih amat optimistis dengan peluang lolos timnya. “Aku mengira pertandingan akan serupa seperti leg pertama, terlepas hasilnya yang berbeda. Lyon adalah sebuah tim yang tangguh, tapi kami juga. Kami harus melakukan seperti apa yang kami lakukan di dalam latihan,” kata dia kepada Roma TV, yang dilansir Football Italia.

“Kami masih bertahan di kompetisi ini, hasil leg pertama memang di luar keinginan kami, tapi kami masih mempunyai dua gol tandang dan mereka bisa krusial,” sambung penjaga gawang Alisson.

“Duel ini belum berakhir dan kami masih memiliki 90 menit lain untuk mengubah situasi. Tertinggal di leg pertama bisa mendongkrak kami secara psikologi. Kami tahu potensi kami, kami tahu apa yang harus kami lakukan dan kami harus mengerahkan segalanya untuk mencapainya,” lanjut penjaga gawang Brasil ini.

“Lyon adalah tim yang cepat dan bagus dalam menembak dari jarak jauh. Tapi kami harus percaya diri dan tidak gentar,” cetus dia.

()