Naples – Meski dalam posisi tertinggal, Napoli menegaskan tekanan justru ada di Real Madrid. Partenopei bertekad menyulitkan Los Blancos dan tetap mencoba unggul.

Napoli dalam posisi tertinggal 1-3 dari Madrid menatap leg kedua babak 16 besar Liga Champions di San Paolo, Rabu (8/3/2017) dinihari WIB. Bermain di kandang, plus bekal satu gol tandang, diyakini masih memberikan peluang cukup bagus untuk Napoli membalikkan keadaan.

“Tekanan seluruhnya ada di Real Madrid, mereka adalah juara dunia dan diwajibkan unggul. Tapi tetap saja, kami punya para penggemar terbaik di dunia,” kata pelatih Napoli Maurizio Sarri.

“Tampaknya mustahil bahwa mereka mencetak gol untuk 46 pertandingan secara berurutan, tapi kami bisa membuat laga nanti sebagai malam yang berat untuk mereka,” imbuhnya dikutip Football Italia.

Sarri menyebut akan menginstruksikan timnya untuk mencoba menguasai permainan. Tapi yang jadi perhatian utamanya adalah bertahan dengan solid dan tak memberikan banyak celah untuk Madrid.

“Mungkin kami akan sedikit mencoba menguasai bola. Pertandingannya akan sulit dengan kualitas-kualitas teknis yang dimiliki Real Madrid. Terlebih mereka punya kualitas fisik yang bagus,” ujarnya.

“Aspek terpentingnya adalah penjagaan, meski kami harus mencoba untuk unggul. Kami harus bermain dengan penjagaan yang bagus karena akan sulit untuk mengunci mereka.”

“Kami akan punya peluang-peluang kami di lini serang. Dalam tipe-tipe pertandingan seperti ini, kami tidak seharusnya memikirkan berapa banyak peluang yang akan kami dapat, melainkan mengekploitasi saja apa yang kami dapatkan,” demikian Sarri.

(raw/rin)