Turin – Porto wajib unggul telak di kandang Juventus demi lolos ke perempatfinal Liga Champions. Meski hal itu sulit diwujudkan, Porto belum lempar handuk.

Porto menyerah 0-2 saat menjamu Juve di leg pertama babak 16 besar, 22 Februari lalu. Kekalahan tersebut memperberat langkah Dragoes ke babak berikutnya.

Untuk bisa membalikkan keadaan, Porto harus mengalahkan Juve dengan selisih minimal tiga gol di leg kedua yang akan dilangsungkan di Juventus Stadium, Rabu (15/3/2017) dinihari WIB.

Yang jadi persoalan, Juventus dikenal sangat tangguh di kandang sendiri. Bianconeri sangat jarang bertekuk lutut di Turin, apalagi bertekuk lutut telak. Terakhir kali mereka bertekuk lutut di kandang adalah saat ditumbangkan Udinese 0-1 pada Agustus 2015.

Meskipun demikian, pelatih Porto Nuno Espirito Santo yakin timnya punya peluang untuk membuat kejutan.

“Porto tak pernah berspekulasi soal permainan. Kami punya rencana permainan untuk setiap laga,” ujar Nuno seperti dikutip Football Italia.

“Kami punya rencana, kami punya gagasan permainan, tapi kami tak pernah menyerah. Itu tak pernah dikompromikan. Kami punya semangat luar biasa dan kami harus membuktikan itu di atas lapangan,” imbuhnya.

“Kami tahu kami akan menghadapi sebuah tim hebat, yang sudah lama tidak bertekuk lutut di kandang sendiri. Tapi, itu memotivasi kami untuk bisa mengatakan bahwa kami sudah unggul di sini, jadi kami harus berusaha,” tutur Nuno.

“Kami tahu akan sulit bagi kami untuk mencapai perempatfinal, tapi itu tidak berarti mustahil,” katanya.

(mfi/cas)