Nyon – Wasit Deniz Aytekin berpotensi ditepikan UEFA setelah mendapat banyak kritik di laga comeback The Catalans atas Paris Saint-Germain (PSG). Dia dituding memberi penalti kontroversial kepada Blaugrana.

The Catalans sempat diprediksi tidak bisa membalikkan ketertinggalan 0-4 dari PSG. Namun, anggapan itu pupus pada Kamis (9/3/2017) dinihari WIB, di Camp Nou. Blaugrana unggul 6-1 untuk mengubah agregat 6-5.

Dua dari enam gol yang dikemas Barca dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions tercipta lewat titik putih. Penalti pertama dieksekusi Lionel Messi pada menit 50 untuk mengubah skor menjadi 3-0. Kedua, dieksekusi Neymar pada menit 90 untuk mengubah skor menjadi 5-1.

Keputusan Aytekin itu pun menimbulkan kemarahan dari beberapa pihak. Wasit asal Jerman itu disebut-sebut sebagai biang kegagal PSG melaju ke babak perempatfinal. Komite wasit UEFA yang dipimpin mantan wasit legendaris, Pierluigi Collina, juga dikabarkan sudah menyoroti masalah itu.

Menurut kabar yang dilansir Metro, UEFA berencana untuk menurunkan Aytekin ke laga yang levelnya lebih rendah atau tidak lagi memimpin pertandingan-pertandingan di bawah payung UEFA.

Selain perkara pemberian penalti untuk Barca, wasit 38 tahun itu juga dikritik lantaran tidak menunjuk titik putih untuk PSG, yang ketika itu Javier Mascherano menjatuhkan Angel Di Maria di kotak terlarang.

“Saya menyentuh Di Maria,” aku Mascherano, yang dilansir AS. “Itu jelas sebuah pelanggaran. Aku tidak akan berbohong tentang hal tersebut.”


(din/din)